Menikmati Exotisme “Lawang Sewu”

Salah satu bangunan peniunggalan penjajah Belanda ini memang punya arsitektur yang unik dan menarik dengan ciri khas bangunan banyak pintu plus ruangan bawah tanah. Lawang Sewu Menjadi daya pikat wisata andalan kota Semarang.

Menurut Sejarah, awalnya Lawang Sewu dipakai sebagai Kantor Pusat Nederlandsch Indische Spoor Wag Maatshappij (NIS) sebuiah jawatan atau perusahaan kereta api pertama milik Belanda di Indonesia yang berdiri tahun 1864. Saat meletus pertempuran 5 hari di Semarang 14-18 Agustus 1945 Lawang Sewu dan sekitarnya menjadi pusat pertempuran antara laskar Indonesia dan tentara Jepang, korban pun berguguran. Untuk memperingati mereka yang gugur, di sebelah kiri atau pintu gerbang dibuatkan  sebuah tugu bertuliskan nama para pejuang yang telah gugur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: